Shaving Sendiri di Masa Pandemi

Area organ intim sangat penting untuk dijaga kebersihannya karena terkait dengan kesehatan organ-organ reproduksi. Menghilangkan rambut di area organ intim merupakan salah satu cara menjaga kebersihan organ intim. Apalagi jika rambut di area intim sudah tumbuh lebat sehingga dirasa mengganggu.

Salah satu cara menghilangkan rambut kemaluan adalah dengan mencukurnya. Namun mencukur bulu kemaluan seringnya menyebabkan rasa gatal, sakit, bahkan tidak jarang berujung pada iritasi. Karena itulah mengapa banyak orang yang kemudian menjadi enggan melakukannya. Padahal mencukur rambut di area kemaluan sangat penting bagi kesehatan organ intim dan kesehatan seksual.
Berikut adalah tips-tips yang bisa Anda terapkan saat mencukur rambut kemaluan agar tidak iritasi:

Berendam dalam air hangat sebelum mencukur

Sebelum mencukur area rambut di area kemaluan, luangkan waktu untuk berendam di dalam air hangat selama kurang lebih 10 menit. Kegiatan ini akan membantu melembapkan dan melembutkan kulit di area kemaluan, sehingga rambut kemaluan lebih mudah dicukur dan mencegah terjadinya iritasi. Jika Anda tidak sempat berendam di dalam air hangat, Anda bisa membasuh area kemaluan dengan air hangat sebelum mulai mencukurnya.

Bersihkan dengan menggunakan sabun khusus sebelum mencukur

Untuk mencegah kontak dengan bakteri atau jamur saat mencukur, bersihkan terlebih dahulu organ intim dengan sabun pembersih area kemaluan. Hindari sabun yang mengandung parfum dan pengawet karena bisa memberi efek negatif. Sebaiknya gunakan sabun yang khusus diformulasikan untuk area intim seperti Andalan Feminine Care.

Andalan Feminine Care secara khusus diformulasikan dari bahan-bahan alami seperti aloe vera, chamomile, dan peppermint yang membantu menjaga keseimbangan level pH area V dengan kandungan prebiotik untuk perlindungan lembut. Produk ini telah teruji secara klinis mampu membersihkan area intim, memberikan rasa segar, nyaman, proteksi maksimal, dan percaya diri.

Setelah berendam dan membersihkan area kemaluan dengan sabun khusus, keringkan area tersebut dengan handuk dengan cara menepuk-nepuknya lembut dan jangan digosok.

Gunting terlebih dahulu sebelum mencukur

Setelah melembutkan kulit di area kemaluan yang akan dicukur, langkah selanjutnya adalah menggunting rambut kemaluan terlebih dahulu sebelum mencukur. Langkah ini penting dilakukan untuk membantu merapikan bulu-bulu yang berantakan. Menggunting terlebih dahulu juga akan memudahkan Anda saat mencukur rambut di area kemaluan.

Gunakan alat cukur yang tajam tapi aman

Memilih alat cukur yang baik dan tepat merupakan langkah penting agar tidak timbul iritasi saat mencukur bulu kemaluan. Pilihlah alat cukur yang tajam tapi aman sehingga mampu mencukur bulu kemaluan dengan rapi tanpa melukai area sensitif Anda.
Alat cukur yang memiliki banyak mata pisau bisa Anda jadikan pilihan karena bisa memudahkan dalam mencukur dan dapat memberikan hasil cukuran yang baik. Untuk mencegah timbulnya infeksi, sebaiknya gunakan alat cukur sekali pakai. Hindari pula menggunakan alat cukur yang pernah dipakai oleh orang lain, apalagi jika dipakai berganti-gantian.

Gunakan krim cukur

Sama halnya seperti mencukur rambut di bagian-bagian tubuh lainnya, mencukur rambut kemaluan juga perlu menggunakan krim cukur. Produk ini berfungsi agar permukaan kulit lebih licin sehingga akan mudah saat mencukur. Krim cukur juga berfungsi mencegah supaya kulit di daerah kemaluan tidak teriritasi. Pilihlah krim cukur yang mengandung bahan-bahan yang bisa melembabkan dan menenangkan kulit seperti shea butter, minyak zaitun, dan minyak kelapa.

Perhatikan arah mencukur

Ternyata arah mencukur sangat penting diperhatikan. Cukurlah rambut kemaluan dalam satu arah dengan pertumbuhan rambut dan dalam satu kali jalan. Mencukur rambut kemaluan dari berbagai arah rentan membuat terluka dan rambut bisa tumbuh lebih tinggi. Tidak perlu juga mencukur area sensitif ini secara berulang-ulang sebab bisa membuat risiko terjadinya luka.

Tenangkan kulit setalah mencukur dengan pelembab

Setelah mencukur area intim, bilas segera area intim dengan air kemudian tenangkan kulit dengan pelembab. Pelembab berfungsi untuk mencegah iritasi adalah menghidrasi dan melembabkan kulit setelah mencukur rambut kemaluan, mengurangi kemerahan, pembengkakan, dan rasa sakit.

Demikian tips mencukur rambut kemaluan yang tepat agar tidak iritasi. Pastikan untuk mencukur area organ intim secara teratur agar kebersihan dan kesehatan organ intim Anda.