Jangan Khawatir, Ini 5 Ciri Keputihan Normal

jangan

Keputihan merupakan cairan yang berasal dari vagina dengan bentuk seperti cairan yang lengket. Jika Anda menemukan keputihan, tak perlu panik. Keputihan biasanya muncul ketika Anda akan mengalami menstruasi. Menjelang menstruasi, warna dan tekstur cairan akan berubah menjadi lebih pekat daripada biasanya. Keluarnya keputihan dari area intim wanita sebetulnya adalah hal yang wajar.

Sayangnya, tidak semua keputihan bersifat normal. Ada juga keputihan yang tidak normal dan patut untuk diwaspadai. Biasanya ada tanda-tanda khusus yang mengisyaratkan bahwa keputihan yang Anda alami dikategorikan normal atau tidak. Untuk itu, ada beberapa tanda keputihan normal yang dapat Anda pelajari di bawah ini.

Tidak berbau
Keputihan yang normal adalah yang tidak memiliki bau tak sedap. Keputihan yang mengalami kelainan disebut dengan keputihan patologis. Biasanya keputihan ini memiliki bau tidak sedap yang disebabkan infeksi atau non infeksi. Ketika keputihan berbau amis, kemungkinannya disebabkan infeksi bakteri. Keputihan yang mengalami infeksi jamur kadangkala tidak mengalami bau, tetapi memiliki ciri tersendiri dari tekstur dan warna. Penyebab keputihan berbau tidak hanya dikarenakan bakteri, jamur dan parasit. Hal ini juga dapat disebabkan penyakit menular seksual. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai keputihan yang berbau

Tidak memiliki warna (bening) atau seperti putih telur mentah
Keputihan pada keadaan normal tidak memiliki warna, cenderung lebih ke bening. Ketika keputihan ini mengering, cairan akan berubah menjadi kekuningan. Jika Anda kesulitan dalam mengetahui warna pada keputihan, ingat saja, warnanya sama dengan putih telur mentah, yaitu bening. Keputihan yang mengalami perubahan warna disebabkan oleh berbagai faktor. Misalnya jamur, dengan warna cairan putih kekuningan. Apabila kondisi menjadi parah, keputihan yang keluar akan menjadi semakin banyak. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi parasit memiliki warna kuning kehijauan. Sedangkan pada infeksi bakteri warnany menjadi putih hingga keabuan. Keputihan yang mengalami perubahan warna selain bening, dapat menjadi pertanda sedang mengalami infeksi atau iritasi. Perhatikan selalu warna keputihan yang muncul pada diri Anda.

Memiliki tekstur yang sedikit kental
Jika Anda perhatikan lebih lanjut, terdapat tekstur tertentu pada keputihan. Pada umumnya, keputihan memiliki tekstur cair, sedikit kental. Terkadang memiliki tekstur seperti pasta, agak lengket dan bersifat elastis. Keputihan dengan tekstur seperti ini dapat terjadi kapan saja. Jumlah keputihan akan keluar lebih banyak ketika Anda beraktivitas berat ataupun berolahraga. Selain memiliki warna yang serupa dengan putih telur mentah, tekstur keputihan juga tidak jauh berbeda dengan hal tersebut. Tekstur keputihan yang seperti ini menunjukkan bahwa tubuh Anda sedang mengalami masa ovulasi. Tekstur keputihan yang harus Anda waspadai adalah yang menggumpal dan memiliki buih menyerupai busa.

Tidak menimbulkan gatal atau nyeri
Keputihan normal yang keluar dari tubuh Anda seharusnya tidak menimbulkan gejala negatif. Gejala yang dimaksudkan dalam hal ini adalah nyeri pada bagian panggul, menyebabkan demam, kelelahan hingga rasa ingin buang air kecil yang berlebihan. Keputihan yang normal juga tidak akan menyebabkan rasa gatal pada Miss V Anda. Kemungkinan rasa gatal ini berasal dari infeksi jamur, bakteri hingga parasit. Infeksi jamur pada keputihan menyebabkan area vagina menjadi panas. Rasa gatal pada Miss V dapat disebabkan oleh keputihan karena infeksi bakteri. Lalu, jika keputihan Anda mengalami infeksi parasit, maka yang timbul adalah rasa gatal, sakit saat buang air kecil dan waktu berhubungan seksual. Akibat lain dari rasa gatal ini adalah adanya pembengkakan dan kemerahan pada vulva dan vagina. Pada dasarnya keputihan normal tidak memiliki efek-efek seperti yang telah disebutkan ini.

Volume keputihan yang keluar
Besaran cairan yang keluar saat Anda mengalami keputihan normal sebetulnya bervariasi. Faktor banyaknya keputihan yang keluar bergantung pada aktivitas sehari-hari hingga hormonal. Biasanya keputihan akan keluar lebih banyak pada waktu Anda akan mengalami menstruasi, aktif secara seksual dan menggunakan alat kontrasepsi. Jumlah keputihan yang keluar karena terjadi infeksi, lazimnya bervolume banyak dari waktu ke waktu. Selain itu, disertai dengan adanya bau yang muncul, nyeri pada panggul, perubahan warna (menjadi lebih pekat) dan menimbulkan rasa gatal. Jadi apabila keputihan Anda keluar lebih banyak dari pada waktu sebelumnya, hal ini dapat dikarenakan aktivitas yang melelahkan ataupun hormonal. Namun, jika diselingi oleh efek-efek negatif, Anda dapat mengeceknya langsung ke dokter.

Untuk mengetahui keputihan tersebut normal atau tidak, lakukan beberapa pengecekan. Misalnya saja dari segi warna, tekstur, bau, dan volume yang keluar setiap waktunya. Apabila Anda terganggu dengan keputihan normal yang muncul, Anda dapat menggunakan pembersih khusus organ intim wanita.

Andalan Feminine Care telah diformulasi secara khusus untuk dapat Anda gunakan sehari-hari. Produk ini membantu menjaga kebersihan, kesegaran, dan melindungi Miss V dari bau yang tidak sedap. Fungsi lain Andalan Feminine Care adalah membantu memberikan perlindungan pada area intim wanita hingga terhindar dari iritasi serta rasa gatal. Gunakan Andalan Feminine Care agar Anda merasa nyaman dalam menjalani aktivitas yang ada.