Cara Mudah Hindari Vagina Kering

Pernahkah Anda merasakan vagina kering? Saat Anda mengalaminya, mungkin Anda bingung mengapa bisa terjadi pada Anda. Sebenarnya banyak faktor penyebab vagina kering, dua di antaranya yaitu akibat hubungan seksual dan wanita mendekati masa menopause.
Meski seringkali dialami oleh wanita yang mendekati masa menopause, kekeringan pada vagina tetap tidak mengenal usia baik yang berusia 19 atau 91 tahun. Masalah ini menjadi masalah umum yang membuat seorang wanita merasakan gatal dan terbakar yang luar biasa, bahkan membuat hubungan seks terasa menyakitkan.

Lalu apa penyebab dinding vagina kering? Dinding vagina memiliki lapisan tipis dengan cairan bening. Agar cairan tetap sehat, tebal dan elastis, Anda patut berterimakasih kepada hormon estrogen. Namun, jika terjadi penurunan kadar estrogen, maka tingkat kelembapan vagina pun menurun bahkan membuat vagina kering.
Tidak ingin mengalami ketidaknyamanan ini? Berikut ini cara mudah menghindari vagina kering, yaitu :

Pilih makanan yang mengandung fitoestrogen

Fitoestrogen adalah senyawa tumbuhan yang mempunyai struktur kimia yang mirip dengan estrogen. Kandungan fitoestrogen dapat ditemukan pada kacang kedelai, biji wijen, bawang putih, brokoli, tahu, tempe dan buah persik.

Hindari celana dalam sintetis dan sutera

Celana dalam sintetis dan sutera dapat lengket dan menyebabkan lebih banyak iritasi pada vagina karena tidak memiliki banyak aliran udara sehingga vagina menjadi lembab dan memicu munculnya jamur atau infeksi bakteri. Pilih celana dalam berbahan katun, karena katun dapat membuat daerah intim Anda bernapas.

Seks teratur

Kehidupan seks yang teratur dan aktif merupakan salah satu solusi untuk menghindari kekeringan vagina. Aliran darah ke jaringan vagina meningkat pada saat seorang wanita terangsang dan ini membantu menciptakan kelembaban. Foreplay sebelum berhubungan, juga dapat mencegah kekeringan dan membuat seks lebih menyenangkan.

Gunakan sabun tidak beraroma untuk membersihkan vagina

Sengaja atau tidak pada saat mandi, kita terbiasa membersihkan organ intim menggunakan sabun mandi wangi. Namun, hal tersebut sebenarnya tidak disarankan. Sabun yang memiliki sifat basa, sedangkan vagina memiliki sifat asam. Jika vagina dibersihkan dengan sabun mandi maka akan mengganggu keseimbangan vagina, bahkan menyebabkan vagina kering.

Untuk memastikan Anda menggunakan produk pembersih kewanitaan yang aman, hindari produk yang mengandung pewangi dan bahan kimia yang keras dan berbahaya seperti paraben, formaldehyde dan phthalates. Andalan Feminine care salah satu pilihan pembersih kewanitaan yang aman tanpa bahan kimia.

Andalan Feminine Care, mengandung bahan aktif alami yang dapat membantu menjaga keseimbangan level pH area vagina. Mengandung prebiotik untuk perlindungan lembut dan dapat digunakan sehari-hari untuk mencegah kekeringan pada vagina, sekaligus menjaga kesehatan vagina. Anda juga bisa memilih manfaat tambahan dari 3 varian berbeda yang ada, Fresh Intimate Wash, Natural White Intimate Wash atau Revitalize Intimate Wash.