Benarkah Pembersih Kewanitaan Berbahaya?

Kalau memasukkan kata kunci pembersih kewanitaan, kita akan disambut dengan hasil pencarian yang sangat beragam sampai-sampai jadi bingung sendiri. Sebenarnya pembersih kewanitaan itu berbahaya nggak sih? Nah, ini 5 fakta yang akan menjawab pertanyaan tersebut.

Dengan banyaknya produk pembersih kewanitaan, pertanyaan yang mengemuka adalah apakah kita perlu menggunakan produk tersebut dan apakah produk tersebut aman digunakan.

Keraguan ini semakin diperkuat dengan berbagai artikel yang menyatakan sebaliknya, bahwa pembersih kewanitaan sebenarnya tidak diperlukan dan justru berbahaya. Sebenarnya bagaimana sih faktanya? Ini dia 5 faktanya:

Area kewanitaan tetap perlu dibersihkan secara khusus

Organ kewanitaan adalah organ cerdas yang akan membersihkan dirinya sendiri. Jadi, vagina tidak perlu dibersihkan. Itu sebabnya para dokter melarang membersihkan vagina dengan cara menyemprotkan cairan pembersih ke dalam Miss V.

Namun, bagian luar organ kewanitaan tetap perlu dibersihkan karena merupakan pintu utama bakteri jahat berkembang biak. Membersihkan dengan air saja tidak cukup, karena tingkat keasaman yang dibutuhkan area kewanitaan berbeda dari area tubuh yang lainnya, yaitu 3.4 – 4.9. Sedangkan pH level dari air adalah 7, dan sabun biasa adalah 9-12.

Pembersih kewanitaan yang memang dirancang untuk ini akan sangat membantu. Kita akan rentan terkena infeksi bila tidak menjaga kebersihan area organ kewanitaan.

Miss V tidak berbau wangi

Banyak perempuan yang khawatir organ kewanitaannya menguarkan aroma tak sedap. Sebenarnya hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Aroma tersebut muncul akibat kelenjar keringat yang berada di bagian luar Miss V. Dan itu normal.

Vagina Anda memang tidak akan berbau wangi seperti bunga-bunga di taman. Karenanya, jauhi lah produk pembersih kewanitaan yang mengandung pewangi berlebih meski Anda sangat tergoda menggunakannya. Kandungan pewangi dalam produk tersebut justru dapat menimbulkan reaksi alergi dan iritasi.

Namun, bila Anda merasakan adanya perubahan aroma dan aroma yang menguar berbau menyengat, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter karena mungkin gejala dari infeksi

Jaga kebersihan penting, tapi jangan berlebihan

membersihkan Miss V

Menjaga kebersihan area V sangatlah penting. Mengganti pakaian dalam minimal dua kali sehari, membasuh Miss V dengan air bersih setiap kali buang air dan mengeringkannya dengan benar adalah kuncinya. Bersihkan bagian luar Miss V dengan air hangat dan sabun pembersih khusus adalah beberapa langkah yang perlu dilakukan.

Tapi pastikan jangan berlebihan. Anda tidak perlu setiap saat membersihkan area V dengan sabun, karena hal tersebut justru akan membuat keseimbangan flora terganggu. Namun pastikan menggunakan sabun pembersih khusus kewanitaan yang mengandung prebiotik seperti Andalan Feminine Care. Produk ini aman digunakan setiap hari dan membantu menjaga keseimbangan flora atau Lactobacilus. Anda cukup menggunakannya 2x sehari, khususnya saat di akhir hari setelah beraktivitas.

Bagi Anda yang sangat aktif dan memiliki keringat berlebihan, selalu bersihkan area kewanitaan setelah aktivitas olahraga dan lainnya. Gunakan sabun pembersih yang memiliki antibakteri alami dan ganti celana dalam supaya tidak lembab.

Perlu diingat, jangan bersihkan Miss V lebih dari 3 kali dalam sehari, karena dapat menghilangkan lapisan sebum yang penting untuk melindungi lapisan kulit dalam. Sebum merupakan minyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak pada seluruh tubuh, kecuali di telapak tangan dan kaki.

Vagina bersifat asam

Organ kewanitaan Anda memiliki pH yang mirip dengan tomat, yaitu antara 3,5 hingga 4,9. Kondisi asam ini akan melindungi Miss V dari berbagai macam bakteri dan kuman. Untuk itu, kalau ingin menggunakan pembersih kewanitaan, pilihlah yang mampu menjaga tingkat keasaman ini, bukan malah merusaknya.

Andalan Feminine Care merupakan produk yang mengandung formula alami, dengan konsep prebiotik dan memiliki pH yang tepat untuk area feminine Anda. Kandungan Lactic Acid, Sodium Lactate dan Salicylic Acid, akan mencegah area Miss V berada dalam kondisi keasaman dan tingkat pH yang tidak sehat. Tak hanya itu, komposisi ketiga kandungan tersebut juga dapat membuat flora baik, seperti Lactobacillus, tumbuh sempurna untuk menjaga kesehatan Miss V.

Perlu diketahui, sabun bayi atau biasa tidak baik untuk area intim Anda, karena mengandung pH alkaline di atas 8 yang dapat menghilangkan lapisan teratas dari kulit. Risikonya adalah infeksi dan iritasi.

Pembersih kewanitaan aman

Produk pembersih kewanitaan pada dasarnya aman digunakan bila tidak mengandung bahan kimia yang keras dan berbahaya, seperti paraben, phthalates, formaldehyde, pewangi.

Tetapi itu saja tidak cukup. Produk yang baik harus dirancang dan diuji secara klinis, aman untuk kulit sensitif, sesuai dengan pH area intim, pembersih yang lembut untuk kulit, tidak menyebabkan iritasi, melidungi kulit terasa kering dan menjaga keseimbangan flora mikro.

Kabar baik untuk Anda, Andalan Feminine Care telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut. Produk ini mengandung pembersih dari ekstrak dan bahan alami yang lembut bagi kulit, tidak menyebabkan kulit terasa kuring karena mengandung ekstrak chamomile dan aloe vera. Tak hanya itu, prebiotik pada Andalan Feminine Care dapat memastikan keseimbangan flora mikro pada area intim.

Andalan Feminine Care lembut untuk membersihkan area V, serta memberikan rasa segar dan nyaman sepanjang hari.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp