Benarkah Pembersih Kewanitaan Berbahaya?

Kalau memasukkan kata kunci pembersih kewanitaan, kita akan disambut dengan hasil pencarian yang sangat beragam sampai-sampai jadi bingung sendiri. Sebenarnya pembersih kewanitaan itu berbahaya nggak sih? Nah, ini 5 fakta yang akan menjawab pertanyaan tersebut.

Dengan banyaknya produk pembersih kewanitaan, pertanyaan yang mengemuka adalah apakah kita perlu menggunakan produk tersebut dan apakah produk tersebut aman digunakan.

Keraguan ini makin diperkuat dengan berbagai artikel yang menyatakan sebaliknya, bahwa pembersih kewanitaan sebenarnya tidak diperlukan dan justru berbahaya. Sebenarnya bagaimana sih faktanya? Ini dia 5 faktanya:

Area kewanitaan tetap perlu dibersihkan
Organ kewanitaan adalah organ cerdas yang akan membersihkan dirinya sendiri. Jadi, vagina tidak perlu dibersihkan. Itu sebabnya para dokter melarang membersihkan vagina dengan cara menyemprotkan cairan pembersih ke dalam Miss V.

Namun, bagian luar organ kewanitaan tetap perlu dibersihkan dengan sabun dan air hangat. Pembersih kewanitaan yang memang dirancang untuk ini akan sangat membantu. Kita akan rentan terkena infeksi bila tidak menjaga kebersihan area organ kewanitaan.

Miss V tidak berbau wangi
Banyak perempuan yang khawatir organ kewanitaannya menguarkan aroma. Sebenarnya hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Aroma tersebut muncul akibat kelenjar keringat yang berada di bagian luar Miss V. Dan itu normal.

Vagina Anda memang tidak akan berbau wangi seperti bunga-bunga di taman. Karenanya, jauhi lah produk pembersih kewanitaan yang mengandung pewangi meski Anda sangat tergoda menggunakannya. Kandungan pewangi dalam produk tersebut justru dapat menimbulkan reaksi alergi dan iritasi.

Namun, bila Anda merasakan adanya perubahan aroma dan aroma yang menguar berbau menyengat, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Jaga kebersihan penting, tapi jangan berlebihan
Menjaga kebersihan area V sangat lah penting. Mengganti pakaian dalam minimal dua kali sehari, membasuh Miss V dengan air bersih setiap kali buang air dan mengeringkannya, serta membersihkan bagian luar Miss V dengan air hangat dan sabun adalah beberapa langkah yang perlu dilakukan.

Tapi pastikan jangan berlebihan. Anda tidak perlu setiap kali membersihkan area V dengan sabun, karena hal tersebut justru akan membuat keseimbangan flora terganggu.

Vagina bersifat asam
Organ kewanitaan Anda memiliki pH yang mirip dengan tomat, yaitu antara 3,8 hingga 4,5. Kondisi asam ini akan melindungi Miss V dari berbagai macam bakteri dan kuman. Untuk itu, kalau ingin menggunakan pembersih kewanitaan, pilih lah yang mampu menjaga tingkat keasaman ini, bukan malah merusaknya.

Pembersih kewanitaan aman
Produk pembersih kewanitaan pada dasarnya aman digunakan bila tidak mengandung bahan kimia yang keras dan berbahaya, seperti paraben, phthalates, formaldehyde, pewangi. Jadi, pastikan memilih produk yang bebas dari kandungan zat-zat tersebut.

Andalan Feminine Care adalah produk pembersih kewanitaan yang aman dan mampu menjaga kesehatan Miss V Anda. Produk ini mengandung pH seimbang, lembut untuk membersihkan area V, serta tidak mengandung bahan kimia berbahaya.