7 Cara Merawat Miss V Agar Bebas Bau Tak Sedap. Segera atasi agar tidak menurunkan harga diri.

Miss V

Bau tak sedap tentu saja membuat kepercayaan diri menurun. Apalagi bila Miss V yang mengeluarkan bau—ups, kesannya Anda malas merawat diri! Waspadai vagina berbau tak sedap yang disertai dengan keluhan lain, seperti keputihan, gatal, maupun nyeri. Bisa jadi Anda mengalami masalah kesehatan serius pada organ inim. Berikut 7 cara merawat Miss V agar bebas bau tak sedap!

1/ Cari tahu penyebabnya
Memang aroma alami vagina berbeda-beda pada setiap perempuan akibat siklus menstruasi, pengaruh hormon atau berat badan, faktor genetik, hingga konsumsi makanan. Meski demikian normalnya aroma alami tidak menyengat dan tanpa rasa gatal.

Bau tak sedap yang menyengat pada Miss V disebabkan oleh masalah kesehatan, seperti infeksi parasit Trichomonas vaginalis), vaginosis bakterialis (menurunnya keasaman vagina sehingga bakteri pemicu penyakit dapat berkembang biak), kanker vagina, kanker serviks, atau fistula rektovaginal. Vagina dengan penularan penyakit trikomoniasis berbau amis atau busuk, sementara pada vaginosisi bakterialis berbau amis seperti ikan setelah berhubungan intim, mengeluarkan keputihan berwarna abu-abu/putih yang encer maupun berbuih.

Jika ada keluhan—sekecil apa pun—pada bagian organ intim atau masalah kesehatan reproduksi, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter kandungan/ginekolog. Jangan malu bertanya agar masalah bisa segera diatasi dan tidak menjadi penyakit serius.

2/ Jaga kebersihan
Setelah masalah penyakit beres, Anda wajib menjaga kebersihan Miss V sebagai rutinitas perawatan. Mulailah dari mencuci bersih organ intim sehabis BAK atau BAB dengan gerakan dari depan ke belakang/bokong untuk mencegah infeksi saluran kemih. Lalu, mengganti pembalut setiap 4-6 jam pemakaian atau tergantung seberapa banyak darah menstruasi yang keluar.

3/ Bebas lembap
Sehari-hari kenakan celana dalam yang longgar dan dapat menyerap keringat seperti bahan katun. Celana dalam terlalu ketat atau berbahan panas dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada Miss V, misalnya meningkatkan kelembapan yang akhirnya memicu infeksi atau menjadi tempat berkumpulnya bakteri.

4/ Pastikan kebersihannya
Cara termudah untuk merawat organ intim adalah menggunakan produk berbahan alami agar aman digunakan pada area Miss V, seperti Andalan Feminine Care. Ada tiga jenis varian yang bisa diandalkan, yaitu Fresh dengan kandungan sirih sebagai anti-bakteri alami dan mencegah bau tak sedap; Natural White yang dapat mencerahkan kulit Miss V dengan kandungan white lily-nya, serta Revitalize menggunakan kandungan Manjakani untuk mengencangkan dan meremajakan area organ intim. Ketiganya akan memberikan perlindungan maksimal serta menjaga kesegaran sepanjang hari bebas iritasi dan rasa gatal.

5/ Hindari seks bebas
Melakukan hubungan seks tanpa pengaman dapat meningkatkan risiko terkena penyakit menular seksual, mulai dari HIV, herpes, gonorea, sifilis, chlamydia, maupun kutil kelamin. Sebisa mungkin tidak bergonta-ganti pasangan dan selalu memakai kondom. Penting, nih, demi menjaga kebersihan dan kesehatan Miss V!

6/ Merawat rambut pubis
Banyak perempuan merasa lebih pede dengan rambut pubis yang rapi—terutama mereka yang telah menikah—karena memberikan kesan bersih dan terawat. Hati-hati bila mencukur, waxing, atau laser/IPL (Intense Pulse Light) untuk menghilangkan rambut pubis karena bisa menimbulkan iritasi bahkan infeksi jika dilakukan sembarangan.

7/ Kurangi seks oral
Dengan kondisi vagina sudah bebas bau dan bersih, tentu Anda lebih pede bercinta dengan suami sehingga berani mencoba posisi apa pun. Namun, batasi aktivitas seks oral yang menjadi ‘pintu masuk’ bakteri dan virus ke tubuh perempuan. Yuk, sayangi diri sendiri!