Cek 5 Cara Mudah Hindari Keluhan pada Miss V Saat Olahraga

Olahraga memang dianjurkan untuk kesehatan, tapi jangan sampai membuat Miss V tidak nyaman.

Olahraga sangatlah dianjurkan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Namun, olahraga pun sebaiknya tidak dilakukan sembarangan karena berpotensi menyebabkan cedera pada organ tubuh tertentu.
Tak hanya anggota gerak yang berpotensi cedera saat olahraga, seperti kaki dan tangan, tetapi organ lain pun bisa mengalami keluhan. Salah satunya adalah Miss V yang bisa mengalami gatal-gatal, infeksi, iritasi, hingga nyeri akibat berolahraga.
Kok, bisa? Simak penyebab keluhan pada Miss V saat olahraga dan lakukan langkah berikut ini untuk menghindarinya.

  1. Kenakan celana khusus saat bersepeda

Saat bersepeda, Anda berisiko mengalami mati rasa, sakit, maupun kesemutan di area genital. Hal ini disebabkan oleh tekanan kuat pada area vulva ketika Anda mengayuh sepeda, baik menaiki sepeda statis maupun sepeda di luar ruang.
Terlalu lama duduk di sadel menyebabkan tekanan pada Miss V dan bisa memicu nyeri di bagian vulva atau bibir vagina. Untuk mengatasinya kenakan celana khusus bersepeda yang dilengkapi dengan pad di area selangkangan dan diklaim bisa mengurangi keluhan ini. Atau, pastikan Anda tidak berlama-lama di atas sepeda.

  1. Kenakan pakaian olahraga yang ketat namun tetap nyaman
    Gesekan antara pakaian dengan kulit adalah masalah yang umum terjadi saat berolahraga, termasuk gesekan antara pakaian dalam dengan Miss V. Hal ini biasanya terjadi saat Anda melakukan rolahraga yang intens, seperti jogging atau aerobik.
    Akibat gesekan tersebut, area Miss V dan sekitarnya (termasuk di pangkal paha dan paha bagian dalam) bisa mengalami nyeri dan ruam. Atasi saja dengan cara mengenakan pakaian olahraga serta pakaian dalam yang longgar.
    Anda bisa memakai pakaian olahraga yang ketat, namun pastikan tetap nyaman saat bergerak serta mampu menyerap keringat dengan optimal. Seandainya ruam sudah terjadi, Anda bisa mengoleskan krim untuk mengurangi keluhan.
  2. Segera ganti baju dan celana olahraga yang basah
    Malas mengganti pakaian olahraga yang basah karena keringat akan membuat kulit lembap, termasuk di area Miss V. Hal yang sama juga berlaku dengan baju renang yang tak segera Anda ganti. FYI, kelembapan adalah kondisi yang sangat disukai oleh bakteri dan mikroba untuk berkembang biak. Akibatnya muncul masalah infeksi kulit hingga keputihan.
    Jadi, segera ganti pakaian olahraga atau baju renang Anda usai latihan. Akan lebih baik lagi jika segera mandi dan berganti baju setiap kali selesai latihan. Untuk perlindungan maksimal Miss V, gunakan sabun kewanitaan varian Andalan Fresh Intimate Wash bagi wanita modern di momen berkeringat.
    Pembersih kewanitaan dengan kandungan sirih sebagai antibakteri alami serta perlindungan prebiotik ini akan menjamin Anda bebas iritasi sepanjang hari. Apalagi produk Andalan Feminine Care sudah teruji secara ginekologis, hipoalergenis, dermatologis, aman dan dapat dipastikan halal.
  3. Jangan gunakan perlengkapan olahraga lebih dari sekali
    Anda mungkin akan segera memasukkan baju olahraga yang basah karena keringat ke dalam mesin cuci. Tapi, bagaimana dengan legging yang tak terlalu basah terkena keringat? Bisa jadi Anda akan memakainya sekali lagi sebelum mencucinya.
    Padahal gabungan antara serat sintetis pakaian olahraga dan lingkungan yang penuh keringat akan membuat celana olahraga menjadi ‘sarang’ bakteri yang buruk bagi Miss V.
    Yang paling aman, sih, langsung cuci apa pun yang Anda kenakan setelah berolahraga meski tampaknya kering dan tak terkena keringat.
  4. Minum air putih yang cukup

Olahraga bisa membuat Anda dehidrasi, terlebih jika tidak diimbangi dengan mengonsumsi air putih yang cukup. Maklum, tubuh mengeluarkan cairan dalam bentuk keringat ketika Anda berolahraga.
Saat tubuh dehidrasi, Anda akan jarang buang air kecil. Padahal, buang air kecil merupakan salah satu cara untuk membuang bakteri dan menetralkan keasaman di Miss V.
Oleh karena itu, pastikan Anda minum air putih dalam jumlah cukup sebelum, saat berolahraga, maupun setelahnya. Pastikan Anda tetap lancar buang air kecil agar kondisi keasaman di Miss V tetap seimbang. Bagaimanapun kesehatan Anda tidak akan sempurna jika kesehatan Miss V terganggu.