Kesehatan Vagina Dapat Terganggu Akibat 5 Hal Ini

Tahu, ngga? Banyak hal memengaruhi kesehatan vagina, mulai dari faktor internal maupun faktor eksternal. Kalau tidak diwaspadai, tentu saja membuat Miss V bermasalah, mulai  gatal-gatal, berbau, bahkan menderita penyakit serius yang mampu mengurangi rasa percaya diri. Tidak mau berkepanjangan? Waspadai kesehatan vagina yang dapat terganggu akibat 5 hal berikut ini.

1/ Gaya hidup
Sebagai wanita modern tentu kita disibukkan oleh beragam aktivitas fisik dengan frekuensi tinggi. Olahraga, traveling, bahkan berdiri di dalam transportasi umum yang penuh bakal membuat tubuh berkeringat sehingga memengaruhi kesehatan vagina. Tahu sendiri, kan, tubuh yang mengeluarkan keringat akan berkumpul di berbagai tempat tertutup, terutama selangkangan sehingga membuat Miss V semakin lembap. 

Bayangkan kalau kamu juga memakai celana ketat dengan bahan yang tidak menyerap keringat? Atau malas mengganti pakaian dalam yang penuh keringat? Sudah pasti membuat vagina tidak nyaman dan makin sulit ‘bernapas’, tuh. Alhasil muncullah gatal-gatal, jamur, maupun keputihan yang harus segera diatasi agar tidak mengganggu aktivitas harian.

2/ Ketidakseimbangan hormon
Salah satu yang membuat kesehatan vagina dapat terganggu adalah ketidakseimbangan hormon sebagai faktor internal. Penyebabnya mulai dari stres, kelelahan fisik, berat badan yang tidak stabil, hingga insomnia dapat menurunkan kadar hormon estrogen. 

Ketika hormon estrogen rendah, nih, ciri utamanya adalah vagina kering karena berkurangnya produksi pelumas alami. Apabila vagina kering biasanya timbul rasa nyeri dan tidak nyaman pada saat berhubungan intim dan dapat menurunkan gairah seksual. FYI, penting menjaga vagina tetap lembap agar kesehatannya terjaga serta mencegah infeksi maupun penyakit menular seksual!

3/ Kurang higienis
Organ intim meski tak terlihat justru membutuhkan perhatian khusus. Kebiasaan yang nggak banget, tuh, termasuk jarang membersihkan dan mengeringkan vagina setelah berkemih, menggunakan air seadanya–tidak peduli kejernihannya!–untuk membersihkan vagina, hingga malas mengganti pembalut atau pantyliner. Padahal kalau kamu tidak menjaga kebersihannya bakal rugi sendiri!

4/ Aktivitas seksual  
Bukan hanya soal hubungan intimnya saja yang perlu mendapat perhatian, ya, pil kontrasepsi yang rutin dikonsumsi juga berpengaruh terhadap keseimbangan hormon. Ada baiknya berkonsultasi dengan dokter jika merasa ada efek sampingnya. Selain itu frekuensi seks oral dan metode fingering harus dibatasi karena tidak terjamin kebersihannya. Bisa saja bakteri dari mulut maupun kuku ikut masuk saat kamu melakukannya bersama pasangan, kan.
 
5/ Asupan makanan dan minuman
Makanan selain memengaruhi aroma urine, ternyata juga berpengaruh terhadap tingkat keasaman atau pH vagina. Sudah tahu, dong, vagina yang sehat memiliki pH asam alami dan bakteri baik untuk mencegah infeksi? Makanan tertentu dapat menyebabkan perubahan keasaman tadi hingga kesehatan vagina dapat terganggu, di antaranya daging merah, produk susu, alkohol, brokoli, asparagus, bawang putih, maupun bawang merah. Untungnya, sih, efek makanan tersebut hanya bertahan 2-3 hari setelah dikonsumsi. 

Kalau kamu khawatir terhadap tingkat keasaman vagina yang berubah, ada baiknya menggunakan Andalan Feminine Care dengan tiga varian: Fresh, Revitalized, dan Natural White. Produk natural feminine care untuk wanita modern ini membantu menjaga keseimbangan level pH area vagina di angka 3,5 berkat kandungan prebiotik untuk perlindungan lembut. Formulasi khususnya efektif meningkatkan kualitas kebersihan area intim sehingga memberikan rasa segar, nyaman, proteksi maksimal, dan percaya diri. Andalan di setiap momen, deh!